Pakar Rumput

Laman Web Rujukan Rumput Tempatan. Local Turf Reference Website

  • Facebook Likes

  • The new Brushcutter

    Pengganti Brushcutter

    Increase productivity, cut labour. Try the AM61A

  • Trees Nursery

    Forest trees nursery

    Get your Trees from this nursery

Archive for the ‘Rumput halaman rumah’ Category

Tentang masalah yang di hadapi oleh penggemar rumput lanskap di halaman rumah.

Hot and kering

Posted by mynormas on February 23, 2015

The Malaysian Meteorological Department has issued a statement that the current hot and dry spell in Malaysia will last until end of March 2015. 
That’s 30 over days away. Bearing in mind that some parts of Malaysia haven’t had rain since a couple of weeks ago, the question to ask is; do you have enough irrigation water to last for the next 30 days? Or maybe even longer?
It would be good to know early so that you may want to start rationing, look for other sources of water or perhaps look around for other alternatives to making your irrigation more effective and efficient. You know, wetting agent, better sprinklers or even an irrigation audit. I’ve heard of claims that a slight increase in Kalium (thats Potassium to you Americans) will help in retaining water but don’t quote me.

Jabatan Meteorologi Malaysia telah mengeluarkan kenyataan tentang cuaca panas dan kering sekarang akan berlanjutan hingga akhir Mac 2015. Ini adalah lebih dari 30 hari dari hari ini.
Adakah kita mempunyai air yg cukup utk menyiram hingga April?
Jika tidak, kita mungkin perlu mencatu air, mencari sumber lain ataupun alternative lain seperti agen pembasah (wetting agent) audit sistem pengairan dan sebagai nya. 
Selamat Mencuba!

http://www.met.gov.my

image

Posted in Fields, Golf Course, Greens, Landscape, Lanskap, Maintenance, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah, Rumput secara am | Tagged: , , , | 2 Comments »

Rumput untuk Stadium

Posted by mynormas on January 27, 2015

Kesilapan memilih rumput adalah masalah utama kebanyakkan pemilik tanah, dari sekecil halaman rumah hinggalah ke sebesar padang golf. Rumput yang cantik di padang orang lain, belum tentu cantik di padang kita. Rumput yang cantik di dalam gambar, belum tentu cantik di tempat kita. Rumput yang cantik di nursery belum tentu cantik di laman kita.

Di tiap kawasan atau tanah atau tapak atau padang; redup, cuaca, iklim-mikro, keupayaan penjagaan, kegunaan dan sebagainya tak sama. Jadi jangan lah kita pilih rumput berdasarkan kecantikan atau kebagusan nya di tempat lain dan kita tangkapmuat dia di tempat kita dan berdoa supaya ia padan.

Di dalam slaid-slaid berikut saya cuba memberitahu apa yang saya pertimbangkan ketika saya membantu sebuah stadium membuat pilihan rumput. Saya cuba jadikan pemilihan rumput itu sebagai suatu proses sama seperti memilih pemenang dalam rancangan hiburan. Peserta rancangan hiburan ada menang dalam kategori tertentu dan ada peserta yang menang dalam acara keseluruhan. Begitu juga dalam pemilihan rumput; saya bahagikan proses pemilihan ke dalam tiga ‘kategori’ dan pilih pemenang untuk tiap kategori. Peserta yang paling banyak menang dalam kategori-kategori itu akan memenangi acara keseruhan. Tentunya pemilihan saya bukan muktamad, saya akan memberi ‘ranking’ dan terpulang kepada tuanpunya untuk membuat keputusan terakhir. Kadang-kadang, ada perkara yang berada di luar jangkaan seseorang. Contohnya tuanpunya mahukan rumput yang sama dengan stadium lain sediaada, atau rumput ranking kedua adalah rumput kegemaran boss, atau rumput dalam ranking pertama tiada ‘backup’ atau tiada di jual oleh pembekal/nursery lain. Maka mungkin tuanpunya mahu membuat ‘gamble’ dan memilih rumput dalam ranking kedua atau ketiga.

Menggunakan rumput yang tiada ‘backup’ adalah – pada pendapat saya – suatu keputusan yang berisiko tinggi. Padang kita  akan menjadi tebusan pembekal sekarang dan di masa yang sama, jika rumput di padang rosak atau mati seminggu sebelum suatu acara/pertandingan penting, kita tiada sumber untuk mendapat bekalan untuk menampal kawasan yang mati atau rosak.

Sebagai bonus, untuk mengelakkan pemilik padang ini menerima nasihat penjual yang memaksa mereka menggunakan terlalu banyak input sewaktu penanaman, saya telah memasukkan beberapa cadangan untuk proses tanam semula. Saya cadangkan supaya mereka kembali ke basic. Guna pasir kasar sudahlah, tidak perlu lain lain bahan seperti tanah liat, top soil yang terlalu banyak (satu lapis?) ataupun benda-benda ‘canggih’ lain.

Jika anda dalam proses memilih rumput untuk padang anda; silakan guna proses ‘3K’ ini. Jika anda ingin membuat penyampaian kepada boss anda dan anda memilih untuk menggunakan proses 3K, saya hanya minta anda beri kredit kepada saya.

Ataupun, jika anda akan membelanjakan jutaan ringgit untuk menanam padang, mengapa tidak belanja lebih kurang 0.001% dari satu juta untuk membayar seorang pakar yang telah membela rumput selama 20 tahun? Anda boleh tanya soalan ini sekarang atau anda boleh tunggu 3 tahun lagi bila soalan ini di tanya oleh pemberita, Board of Director ataupun pengguna ketika rumput di padang anda mula bermasalah.

Selamat membaca.

Posted in Golf Course, Golf Course Superintendents, Greens, Landscape, Maintenance, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah, Taman | Tagged: , , , , , , , , , | 4 Comments »

A maintenance Schedule

Posted by mynormas on January 12, 2015

Can you play on this grass?

Kekadang kita dapati padang kita mempunyai masalah yang tidak dapat di elakkan seperti penyakit, serangga ataupun banjir; tetapi kadang-kadang masa kita nak guna padang tu kita dapati rumput kita ada masalah yang di lakukan oleh penjaga rumput. Kerja clash dengan Event; kalau kita tak bagi dia buat, dia ugut rumput mati, kalau kita teruskan, customer marah. Soalan: Adakah kita mempunyai Jadual Penjagaan? 

Do you find that the maintenance work your turf (football field, golf course, park, etc) keep clashing with major events, or that you have to apologize to a customer because he played on turf that is ‘less than perfect’? Do you become irritated when the turf maintenance guy asks for higher expenditure in one month and sometimes it is in the month with the lowest income?  Do you understand why, everyone and their mother, knows that the months of Nov and December of every  year is the rainy season but yet, after all this years, nothing has been done to prepare the turf so that minimal disease and damage happen? Have you ever asked, if everybody is aware of the date of the year’s main event (Club Championship, football final, concert season, school holidays etc) why can’t they prepare the turf to take the extra stress?

Question: do you have a turf maintenance calendar?

In the context of turf maintenance, there are a few maintenance works that fall under the category of ‘Cultural Practice’ that needs to be applied or performed at certain intervals.  Of course, for most turf areas these works disrupt play or enjoyment of customers, clients and guests. At the same time, most golf courses, football fields, or parks cannot afford to be closed wholly for long periods of time.

The best way to overcome this problem is to schedule these works into periods of low activity for example; in between football seasons, during fasting month, major exams week etc. This way, the disruption occurs to the least number of customers, which can be easier to handle.

Other benefits of scheduling work for the whole year includes:

1. Peaking the performance of the playing field/golf course during the period when it will receive the most media or customer attention.

2. Knowing exactly the amount of interval between the maintenance activity; e.g. between aerations or dethatchings; and adjusting accordingly.

3. Informing important guests or big organizers of when to schedule (or reschedule) their event. In my experience, several organizers are grateful  to be informed earlier and especially if we can help to point an alternate site for them.

4. Preparing the grass for the times when it is predicted to receive the most amount of stress. E.g. before the monsoon season, or before the grassed area is turned into a temporary car park for an annual sale or ‘buka puasa buffet’ or concert or lion dance etc.

5. Staggering the purchase of materials and equipment needed for one major work over many months will help in managing the cash-flow better and will help you spread the costs over the year.

6. Keeping staff employed effectively through most of the year.

How do you start?

Start by having two lists:

1. List of events for the year or probable time of the year for the events. This may include, school holidays, public holidays, wedding season, golf season etc.

2. List of maintenance work activities (cultural practices, liming, soil amendment etc). Basically any major work that will disrupt play. Forget regular fertilizing or irrigation or stuff like that that can be manouvered around play.

Also weather pattern for the past few years. Ok, you may ask: what pattern? Did I miss the global warming crisis? Stop making excuses and get a monthly bar chart of rain days or rainfall; at the very least, you can make educated guesses.

Next:

Simple sample of yearly schedule

  1. Take  one of your most important and biggest (messiest) work of the year and consider when you would have that.
  2. Choose the time when traffic is lowest on your site but weather is tolerable. And mark the dates for your work.
  3. Basing on the interval for the same work, set the  dates for the next round (e.g. twice a year: six months later, 4x a year: 3 months later etc)
  4. Then stagger the other works so that it is not too close to the main works as in no 2 and 3 above.

Its not that difficult is it? Well, who said turf maintenance was rocket science? Of course, if you’ve never done it before or if the turf maintenance guys don’t have the support of the event management or marketing or golf management guys/gals; they’ll never get it done and the result is finger pointing the whole year. I’ve seen it done and I’ve seen people lose their jobs too.

Of course its not the end of the story after you actually do the annual calendar. Then you do the monthly calendar. This is especially important to maintenance crews that have limited manpower and resources (tractor, machinery etc.) You plan your work so that you can have enough workers for your projects and enough projects for your workers.

Because of a tournament (in red ink) extra attention was given to the greens a week prior to the event. Of course lucky Mountan View had an experienced consultant (ahem) to guide them.

Now that is the easy but yet tricky part. At the same time it is important because this is the time when you should know the exact dates of tournaments, visits, etc so that you can plan your work.

Remember too that a schedule is not set in stone that it cannot be changed. But not having a schedule is as true as the cliche: “Failing to plan is like planning to fail”

Posted in Fields, Golf Course, Maintenance, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah | Tagged: , , | Leave a Comment »

Shade & Serangoon

Posted by mynormas on December 8, 2014

I found a tee that was almost completely shaded by trees. I was told this has been the case for a few years.

image

In my experience, in most cases, the tee would have been in poor condition, but not this tee.
Upon closer inspection and after asking the Superintendent, I was told that the tee – in fact the golf course – was planted with Serangoon grass (I believe its Digitaria didactyla). This strengthens my belief about the shade tolerance of Serangoon. There is a bit of browning and scalping on the surface which I believe are due to Philippine grass  (Zoysia tenuifolia?) planted there when they enlarged the tee.
Both grass are a lighter green in colour compared to Bermuda and Cowgrass.

image

On the left is Serangoon, on the right is Zoysia.

It is a pity that the only nursery I know of that sold Serangoon has replanted it with Bermuda and golf courses that has Serangoon greens are rumoured to be contemplating to change to other grasses. I hope it is not about following a trend. I also hope that, in this context, they think about their shade issues too.

Baru baru ini saya terjumpa sebuah tee (org Malaysia kata tee-box) yg hampir terlindung sepenuhnya oleh pokok. Ini bukan perkara baru tapi selalu nya saya perhatikan rumput di tee yg terlindung akan bermasalah rumput yg terlindung akan kurang makan kerana kurang photosynthesis dan akan memanjangkan daun utk mencari matahari dan memendekkan pertumbuhan akar utk menjimat tenaga.

image

Tapi di tee ini, rumput ini subur walaupun sudah bertahun tidak di baja.
Saya di beritahu tee ini di tanam dengan rumput Serangoon yg memang di kenali sebagai rumput yg ‘shade tolerant’. Ia juga di campur dengan rumput Philippine sewaktu tee di besar kan saiznya.
Adalah malang sekali jika kita kehilangan species rumput tempatan ini kerana satu satu nya nursery yg menjual Serangoon sudah tidak lagi menjual nya. Dan padang golf yg mempunyai green Serangoon di khabar kan akan menukar kepada rumput lain.  Kita memang suka benda benda import ni kan? Rumput, kereta, baja, consultant…
Apa pun saya harap mereka ambil perhatian tentang kawasan terlindung di padang mereka. Jangan menyesal kemudian…

example of tees suffering under shade
Contoh contoh tee yg rosak akibat teduhan (examples of tees damaged due to shade)

Posted in Fields, Golf Course, Golf Course Superintendents, Greens, Landscape, Lanskap, Maintenance, Padang Golf, Rumput, Rumput halaman rumah, Rumput secara am, Taman | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Rumput saya sakit?

Posted by mynormas on November 24, 2014

Sejak kebelakangan ini saya menerima beberapa persoalan dari beberapa tuan rumah tentang apa yang mereka lihat sebagai sarang labah-labah halus di rumput mereka setiap pagi. “Apa patut saya buat?” Pertama sekali, ia bukan labah-labah; apa yang kita lihat ialah mycelium dari kulat. Juga boleh di kenali sebagai hypha atau hyphae. Saya dah tak tahu ejaan dalam bahasa Malaysia sebab apa yang saya belajar dulu dah tak sama dengan apa yang anak saya belajar sekarang. Tapi mungkin miselium dan hifa

Mycelium atau miselium atau hyphae atau hifa

Mycelium atau miselium atau hyphae atau hifa

Kulat adalah sejenis organisma yang mendapat makanan dari organisma lain yang hidup atau pun yang dah mati. Ia akan menggunakan hifa (hyphae) untuk mencari nutrient yang boleh di serap. (Reference: www.factmonster.com). Kalau ia parasit; ia akan mencari makan dari organisma (haiwan atau tumbuhan) hidup, dan jika ia mencari makanan dari bahan organik yang dah mati ia adalah saprofit (Reference: someone’s blog).

Kita boleh lihat pada rumput akan ada simptom atau tanda penyakit seperti bintik atau tompok. Tanda atau simptom akan berbeza mengikut jenis kulat yang menyerang. Buat masa ini, kita tidak perlu tahu dulu symptom dan tanda penyakit atau kulat pada rumput. Cukup sekadar apa yang anda lihat sebagai sarang labah labah itu dan juga jika rumput anda mati bertompok tompok. Kadang-kadang tompok itu adalah kering atau di serang serangga. Untuk mengenal tanda penyakit, pergi ke sempadan di antara rumput sihat dan rumput mati dan lihat pada daun; jika ia mempunyai bintik atau garis coklat; ia adalah penyakit. Jika ia mempunyai kesan gigitan atau tiada daun langsung; ia di serang serangga. Jika daun ada dan terlipat; ia kering, terutamanya jika daun yang sihat di sebelahnya tiada ada apa apa tanda.

Lihat bintik pada daun.

Lihat bintik pada daun.

Apa yang patut anda buat sekarang ialah cuba untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut dan rawat rumput yang sakit.

  1. Beri ruang udara dan cahaya kepada kawasan yang sakit. Alih pasu atau trim pokok yang berdekatan.
  2. Pastikan air tidak bertakung: lihat selepas hujan samada kawasan itu  lecak terlalu lama. Cuba baiki saliran.
  3. Lakukan pengudaraan tanah supaya akar rumput boleh bernafas.
  4. Hentikan siram. Beri arahan spesifik kepada pembantu/suri/tuan rumah untuk jangan siram. Ada pembantu/suri/tuan rumah guna alasan siram rumput untuk bergosip dengan orang rumah sebelah; maka mereka akan siram sambil pegang payung untuk lindungi diri dari hujan. Lawak…
  5. Bila rumput dah pulih atau anda perlu siram tempat lain: JANGAN, JANGAN, JANGAN siram lepas pukul 3 petang. Jangan siram waktu balik kerja. Siram awal pagi sebelum pergi kerja. Siram masa balik kerja bererti anda siram rumput yang dah tandus dan akan menyebabkan kawasan lembab dan ideal untuk kulat.
  6. Tinggikan ketinggian potongan (BUKAN jangan potong). Jika anda masih lagi menggunakan mesin potong galas belakang berpisau tali nylon; hubungi saya untuk mesin pisau besi atau rumput plastik. Atau hubungi kontraktor terdekat untuk quote harga tile semua laman anda.
  7. Jika kawasan anda besar; gunakan racun fungicide yang organik seperti neem oil. Atau guna racun fungicide yang broadspectrum yang boleh di dapati di kedai hardware. AMARAN: Penggunaan racun mempunyai risiko tinggi. Ikut arahan label. Saya tak menggalakkan penggunaan racun di rumah; jadi berhati-hati.

Akhir sekali, jika masalah penyakit berterusan atau berulang ulang, maka ada kemungkinan nya rumput yang anda pilih adalah tidak sesuai dengan kawasan tersebut. Ingat, apa yang sesuai dan cantik di rumah jiran, belum tentu sesuai di rumah kita. Mungkin dari segi keadaan (teduh, siraman, jenis tanah dsb), kemampuan (masa untuk menjaga, membaja, menyiram, memotong dsb) dan kegunaan (rumah mereka mungkin tiada anak kecil ataupun kawasan rumput mereka jarang di pijak dsb) adalah berbeza dari satu lokasi ke satu lokasi.

Selamat mencuba!

Posted in Lanskap, Padang, Padang Golf, Rumput, Rumput halaman rumah, Taman | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Peraturan Satu Pertiga

Posted by mynormas on August 26, 2014

In a democracy, majority rules, but in the world of grass keeping, we have something called “the rule of one-third”.  Did I make it sound dramatic? Well its one of the main mistake being made by a lot of people. So being dramatic gets me more attention and I think you need to pay attention. 

Most Malaysian homeowners, some football fields, municipal councils and even golf courses would be using knapsack brushcutters to cut grass. On top of that, they will use nylon cutting heads and untrained labour. This tends to get the grass to be cut too low. Lower than what it should be which is; no more than one-third of its original height. Irregular or mowing at too long an interval will cause this too. Its one of the reason that I told most golf clubs that are my clients to “never not mow your greens for more than one day”: i.e. Skip mowing greens ONE DAY only.

Terdapat satu peraturan dalam pemotongan rumput yang di namakan “Rule of one-third” atau “Peraturan satu-pertiga”. Ini adalah peraturan paling kerap yang di langgar oleh penjaga rumput di Malaysia. Sebab utamanya ialah kerana tidak tahu; tetapi juga kerana lebih mudah dan murah menggunakan:

Rumput yang di potong sekarang terlalu rendah. Warna keputihan yang kita lihat ialah warna 'batang' rumput.

Rumput yang di potong sekarang terlalu rendah. Warna keputihan yang kita lihat ialah warna ‘batang’ rumput.

  1. Mesin galas belakang (atau brushcutter) yang tidak dapat di tentukan ketinggian potongan.
  2. Menggunakan pisau di perbuat dari tali nylon yang juga merumitkan menentukan ketinggian potongan kerana panjang tali nylon tersebut tidak sama.
  3. Menggunakan buruh yang tidak terlatih.
  4. Menunggu masa yang terlalu lama sebelum mengulang potongan.
  5. Memotong tanpa mengambil kira jadual pemhajaan dan penyiraman.

Peraturan satu-pertiga ini mengatakan bahawa rumput tidak boleh di potong lebih dari satu pertiga dari ketinggian asal nya. Ini untuk mengekalkan jumlah permukaan daun yang cukup untuk melakukan fotosintesis dan juga menjamin masih terdapat cukup rumput untuk tumbesaran seterusnya.

Peraturan satu pertiga

Jangan potong lebih dari satu pertiga ketinggian rumput

Menggunakan brush cutter dan tali nylon akan menyebabkan pekerja menekan pisau ke tanah dan menyebabkan rumput di potong hingga ke batang. Begitu juga amalan memotong selepas membaja dan juga selepas menyiram atau hujan lebat. Rumput akan tumbuh lebih banyak dan lebih banyak daun akan hilang sewaktu memotong.

Jadi jika anda penjaga rumput (atau anda ada rumput yang orang lain jaga):

  1. Hentikan penggunaan brush cutter dengan nylon head di kawasan terbuka (kita masih perlukan nya di kawasan yang ada perabut atau tebing batu)
  2. Gunakan mesin yang kita boleh ‘set’ ketinggian potongan. Ini ertinya mesin yang ada tayar.
  3. Set ketinggian potongan supaya mesin tidak memotong lebih dari satu pertiga dari ketinggian rumput.
  4. Tentukan jadual pemotongan bergantung kepada pertumbuhan rumput: biasanya rumput yang pendek (3 – 8 mm) di potong setiap hari atau selang sehari; 15 mm (contohnya padang bola atau halaman rumah) di potong seminggu sekali atau dua kali terutamanya lepas hujan atau lepas baja; 25mm dan ke atas, 7 – 10 hari sekali. Kecuali jika di baja atau pada waktu musim hujan yang mana rumput lebih galak tumbuh.

Jika kawasan anda terlalu berbukit dan tidak boleh di potong menggunakan mesin bertayar; cuba gunakan mesin yang mempunyai kipas yang kuat dan akan terapung sedikit sewaktu memotong. Kami panggilnya ‘hover mower’.

Jika anda perlukan nasihat pemotongan, jadual pemotongan atau anda perlukan pembelian mesin untuk memotong rumput: hubungi saya di mynormasATconsultant.com dengan menggantikan AT dengan @

Posted in Fields, Golf Course, Greens, Landscape, Lanskap, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah, Rumput secara am, Taman | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Jerebu dan rumput

Posted by mynormas on March 4, 2014

Jerebu telah kembali ke Malaysia, kali ini, lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

Jerebu yang menghalang sinar matahari.

Jerebu yang menghalang sinar matahari.

Biasanya kita akan lebih risau tentang kesihatan kita dan manusia lain bila kita bercerita tentang jerebu ini. Masa ini juga ialah masa untuk sesetengah orang untuk mencari salah siapa yang menyebabkan jerebu.

Dengan membuat andaian anda membaca ini kerana anda mahukan cadangan untuk rumput atau mungkin tumbuhan lanskap anda, maka saya akan abaikan cadangan untuk kesihatan manusia atau siapa bakar apa dan dimana dalam artikel ini.

Tidak ada kajian khusus pernah di buat untuk menilai kesan jerebu keatas rumput. Setakat yang saya temui, terdapat kajian keatas padi, tembakau, dan Meranti.

Dua perkara utama pada jerebu akan memberi kesan pada rumput:

Pertamaialah jerebu tebal mengurangkan cahaya matahari yang akan mempengaruhi keupayaan rumput membuat makanan melalui proses fotosintesis. Fotosintesis hanya mampu berlaku bila tumbuhan mendapat cahaya matahari yang cukup.

Rumput sebelah kanan menerima kurang cahaya matahari.

Tumbuhan (rumput) yang tidak mampu membuat makanan tadi akan menggunakan tenaga simpanan yang ada di bahagian-bahagian lain seperti di batang atau akar. Bila tenaga simpanan ini habis dan masih tidak cukup sinar matahari untuk membuat fotosintesis, maka rumput ini akan mula memanjangkan lai daun nya.  Ia akan cuba untuk menambah luas permukaan daun supaya boleh memaksimakan cahaya matahari yang ada. Anda pernah lihat rumput yang tumbuh di kawasan redup? Ia akan menjadi lebih panjang dari biasa; panjang tapi kurus.

Kedua, di dalam jerebu tersebut terkandung partikel-partikel seni yang akhirnya akan mendap ke atas permukaan rumput. Kalau seni yang saya maksudkan ialah seni budaya tidaklah ia menjadi masalah. Tapi partikel2 disini ialah oksida dan juga ‘heavy metal’ seperti Plumbum dan Sulfur. Ia akan melekat pada permukaan daun atau tanah. Jika dibiarkan unsur2 ini akan terkumpul dan akhirnya memberi kesan ke atas kimia tanah atau rumput tadi.

Satu lagi kemungkinan ialah ‘hujan asid’ iaitu kombinasi hujan dan pencemaran udara. Tidaklah bermaksud akan berlaku hujan yang boleh melubangkan baju anda; tapi tahap keasidan air yang turun itu ialah lebih dari hujan biasa. Ini berlaku walaupun tiada jerebu. Anda juga bertanggungjawab untuk fenomena ini bila anda membuat apa2 pembakaran, termasuk enjin kereta anda. Hujan asid ini akan – sedikit sebanyak – meninggalkan kesan keasidan pada tanah juga.

Cadangan saya

Saya hanya mencadangkan anda perhatikan rumput anda, jika anda dapati ia mula memanjang (tanda-tanda nya ialah, anda mula memotong lebih banyak batang dari daun, atau anda dapati lebih banyak ‘sampah’ di kutip oleh pemotong anda dari biasa, atau sekadar dari pemerhatian mata kasar) maka anda patut menaikkan ketinggian potongan. Terutamanya green di padang golf.

Jika anda mampu siram dengan kuantiti yang banyak untuk ‘membasuh’ permukaan lai daun dan membawa partikel2 seni tadi  ke dalam tanah. Anda juga boleh membantu perjalanan air ke dalam tanah dengan hollow tining, slicing, spiking atau semata-mata mencucuk-cucuk tanah supaya air boleh turun ke bawah dengan cepat.

Lagi?  Doa banyak-banyak untuk mintak hujan atau salahkan orang sebelah yang tengah bakar sampah tu…

Posted in Greens, Lanskap, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Watering grass

Posted by mynormas on February 21, 2014

Siram rumput pada waktu awal pagi. Ini memberi masa untuk air meresap ke bawah dan boleh di ambil oleh akar rumput bila matahari mula panas di waktu tengahari. Bila siram, siram secara banyak dan sekali sekala (deeply and irregularly): ini akan mengajar akar rumput untuk tumbuh panjang ke bawah untuk mencari air. Jangan siram secara berjadual, contohnya setiap pagi tiap tiap pagi. Check sedalam dua inci dan lihat jika tanah masih basah; tak perlu siram.

Untuk penjaga rumput yang di potong pendek dan terdedah kepada matahari seperti green padang golf dan orang yang memotong rumput menggunakan mesin galas belakang: amalkan ‘syringing’ atau siraman ringan pada waktu tengahari. Ini akan menyejukkan permukaan atas tanah. Cukup sekadar dua putaran sprinkler atau satu nyanyian lengkap “Negaraku” sewaktu menyiram.

Penjaga rumput juga patut menggunakan ‘soil wetting agent’ untuk membantu air tembus ke bawah. Ingat: ‘SOIL’ dan bukan ‘leaf wetting agent’ atau ‘plant wetting agent’. Kita boleh juga melakukan penebukkan tanah sedalam seinci dua untuk membantu aliran air terutamanya di kawasan kering. Tapi awas, kalau tak cukup siraman air, kawasan di tebuk itu akan kekeringan di bibir atasnya.

Akhir sekali, Tuhan telah jadikan rumput akan menjadi dorman dan coklat  bila cuaca panas berpanjangan dan tak cukup air. Bila air ada, ia akan kembali hijau. Ini untuk rumput sihat dan spesis tertentu Bermuda dan Zoysia serta Cowgrass dan Serangoon.

Water your grass (golf course, field, lawns etc) very early in the morning. This will allow the water to be soaked into the ground before the sun can evaporate the water and the grass has available water when in the heat of the afternoon. Watering in the evening may mean you are watering dead/dying/dormant/suffering grass: You’re too late! Plus water in the ground at night may cause diseases and algae. 
The catchphrase for watering grass is “deeply and irregularly”: this will train the grass to grow longer roots to search for water. Watering like clockwork every morning will encourage shorter roots and may waste water, especially for shaded areas. Before watering, poke the ground and check, if the soil is moist; take a chance and skip watering. Another test is if you can see your footprints on the grass, that means there is no moisture in the leaf and you need to water there and then. When you water, water until you judge water has penetrated at least two inches of soil (does NOT mean two inches of water). Newly planted grass will have shorter/no roots and needs to be watered more often, not with more water. For example; newly planted stolons/seeds may need watering every hour with just enough water to ensure the stolons are moist in this weather. Water too much and you have runaway seeds/stolons. 
 
Professional grass managers should look at using soil wetting agents; it will increase water penetration – among other things. For sun-exposed grasses that are cut at low cutting heights such as golf course greens and lawn owners who cut their grass once a month with back pack cutters (especially if you use nylon strings: you guys should try artificial turf) there is this thing called syringing aka very light watering in the afternoon heat. Yes at 12pm. Two full turns of the sprinkler or sing one Negaraku song till finish; complete watering. Forget the theory that the water droplets will act as lens to focus the sun’s rays: the heat will evaporate it before any damage is done. Syringing will help to cool down the top inch of the soil. Hot soil will injure the grass’ roots. 
Dried out. But the benefits will outweigh this short term aesthetic issue.

Dried out. But the long-term benefits will outweigh this short term aesthetic issue.

We can also do shallow spiking, slicing or solid tines with small diameter tines just to provide areas for water to penetrate. Or just poking with anything sharp for one or two inches in dry areas, will help. But not enough watering will cause the edges of the slits/holes to dry out. 

 
Lastly, don’t fret that your grass has turned brown. Most healthy grasses will go dormant when faced with prolonged dry weather and will green up again when there is adequate water. This goes for Cowgrass, Serangoon and most hybrids of Bermuda and Zoysia. Yours didn’t last year? That’s what you get when you buy new types of grass you don’t know enough. Your grass is not healthy? Its usually due to poor maintenance. Let it die and switch to artificial grass next year. No I don’t sell artificial grass, I just sympathise with poorly managed living grass.  

Posted in Golf Course, Greens, Landscape, Padang, Padang Golf, Rumput halaman rumah, Rumput secara am | 2 Comments »

Cutting grass

Posted by mynormas on May 31, 2013

Jika alasan anda ialah kecerunan; cuba cari mesin "hover mower"

Jika alasan anda ialah kecerunan; cuba cari mesin “hover mower”

The recent case of a child injured by flying debris gave me the impetus to write this letter. I see a lot of people  – from local authorities to homeowners to football associations  – planting grass but the most common method used to cut the grass is by using the backpack mower called the  ‘brush-cutter’; ‘bush-cutter’; ‘whipper-snapper’ or even the ‘helicopter’.

This machine is favoured because it is cheap, portable, simple to use and require almost no maintenance. When the blades are changed to nylon strings heads, there is one added advantage: there is no need for sharpening.

A few observations about this “brush-cutter”:

  1. The business end of this machine consists of naked rotating blades or nylon strings.  These blades/strings would turn at high speed to cut the grass by impact. Needless to say the same impact would fling stones, pebbles, sand particles and other debris on the ground at high speed towards the operator and those around him or her. Its made worse when the operator rests the strings on the ground.

    The nylon string head of a brush-cutter

    The nylon string head of a brush-cutter

  2. Due to the weight and vibration of this machine only the tough and hardy are willing to operate it for long periods. Hence we see this work being ‘monopolized’ by foreign employees. If we really want to reduce our dependency on foreign workers, lets reduce our dependency on this machine first, at least in this context.
  3. This also has the effect of keeping turfgrass and landscape maintenance in the realm of labourers or part-time odd-job workers. This would negate the efforts of the efforts of the Youth and Sports Ministry – among others – that for the past few years has been working on a syllabus to train youths in landscape, stadium and golf course maintenance with the intention of turning this into a career.
  4. In the hands of the untrained – or the tired – operator, the tendency is to rest the blades or the strings on the grass.  This would cause a very low height of cut (think: ground height) Grass needs leaf to do photosynthesis to produce food and cutting at low heights just removes too much leaves. There is a “rule of thumb” of not cutting more than one-third of the grass when mowing. No way can the “brush cutter” maintain a consistent mowing height of one-third of anything.

I call on everyone who has authority over grass cutting (and that includes homeowners) to stop or limit the use of these machines. Homeowners should consider buying their own electric grass mowers (available in most hypermarkets). Local authorities, building and golf course owners should consider renovating their turfed areas so that its more accessible to ride-on mowers. Architects too must design turfed areas with ride-on machines in mind or look at  alternatives other than grass for example ground-covers, wild flowers, weeping lovegrass, pebbles or even artificial turf.

Homeowners should mow their grasses more often than the occasional time when the grass cutter knocks on your gate when he sees your grass long. The grass Malaysians call Carpet grass grows very quickly and should be mown as often as at least once a week. Petrol engined mowers are high maintenance so do consider an electric or ground-driven mowers.

Many land owners, football associations, golf courses and even homeowners dream of striping their grass. This can never be achieved with “brush cutters”. And no; contrary to popular belief, you don’t need golf course priced machinery to stripe your grass, any mower with a heavy roller behind it (and this can be modified with a metal or GI pipe) will stripe a field with enough discipline on the part of the operator.

With a brush cutter? All you need is a sneezy operator and you can kiss your beloved grass goodbye.

These poor grass has been mown with a brush cutter - maybe the operator has the flu.

These poor grass has been mown with a brush cutter – maybe the operator has the flu.

Posted in Fields, Golf Course, Landscape, Lanskap, Padang Golf, Rumput, Rumput halaman rumah, Rumput secara am, Taman | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Kesilapan halaman rumah

Posted by mynormas on May 13, 2013

Orang-orang yang baru beli rumah dan inginkan halaman yang cantik selalu jatuh ke dalam perangkap terlalu banyak atau terlalu rajin. Kadang-kadang ini di sebabkan oleh terlalu banyak orang yang memberi nasihat ataupun idea. Di sini saya bercerita tentang beberapa kesilapan biasa yang di lakukan di kawasan halaman rumah orang. Tentunya; ada orang yang kata “itu bukan silap; itu seni” ok lah, apa-apa pun di sini ada satu senarai Top Ten.

New homeowners sometimes are a bit too eager to have the best lawn in the neighbourhood and tend to make  mistakes. The mistakes are usually not major and affects no one else except the homeowners themselves and perhaps their neighbours. Here I take a look at 10 common mistakes homeowners make in their lawns.

<div style=”margin-bottom:5px”> <strong> <a href=”http://www.slideshare.net/normas98/10-kesilapan-tuanpunya-rumput&#8221; title=”10 kesilapan tuanpunya rumput” target=”_blank”>10 kesilapan tuanpunya rumput</a> </strong> from <strong><a href=”http://www.slideshare.net/normas98&#8243; target=”_blank”>Normas Yakin</a></strong> </div>

Kalau ada yang terasa di sini, saya minta maaf. Walaubagaimanapun ini adalah pendapat saya sahaja; seni itu adalah subjektif. Kalau orang lain kata silap tapi tuanrumah suka, itu hak tuan rumah. Dimasa yang sama ada juga caveat yang perlu saya katakan; isu-isu yang saya ketengahkan relevan kepada kebanyakkan tanah dan tempat, tetapi, di masa yang sama, tak semua rumput yang sama. Ada tuan rumah yang langsung tak jaga halaman tapi rumput dia cantik. Ada tuan rumah jarang-jarang potong rumput tapi takde masalah. Itu bergantung kepada faktor tanah, cuaca ataupun jenis rumput. Tak semua sama; jika ia membuatkan anda puashati, apa peduli dengan apa orang lain kata. Tapi jika anda tak faham apa masalah rumput atau halaman anda, jawapannya mungkin di sini.

Posted in Landscape, Rumput halaman rumah | Tagged: , , , | 2 Comments »

 
%d bloggers like this: